SEKILAS INFO
: - Wednesday, 08-07-2020
  • 10 bulan yang lalu / SMK Muhammadiyah 1 lendah ditunjuk untuk melaksanakan program sekolah Model SPMI untuk membangun Budaya Mutu.
  • 10 bulan yang lalu / TIM HW SMK Muhammadiyah 1 Lendah berhasil mendapatkan juara 1 lomba Memasak pada acara Kemah HW Kwartir Kabupaten Kulon Progo dalam rangka Hari Raya Idul Adha
  • 11 bulan yang lalu / Penyerahan Mahasiswa Magang Universitas Ahmad Dahlan Wates Di SMK Muhammadiyah 1 Lendah, Senin 29 Juli 2019
Pelaksanaan UNBK 2019/2020 SMK Muhammadiyah 1 Lendah

Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020 SMK Muhamamdiyah 1 Lendah tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan, namun untuk mencegah penyebaran Covid-19, penyelenggara Ujian Nasional dan seluruh warga sekolah diimbau tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Berikut isi Protokol Pelaksanaan UN Tahun 2019/2020 untuk Penanganan Penyebaran Covid-19 yang dikeluarkan BSNP :

1. Menghindari kontak fisik secara langsung (bersalaman, cium tangan, dan sebagainya) selama dan sesudah ujian.
2. Mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer/disinfektan/antiseptik sebelum dan sesudah ujian.
3. Tidak memaksakan hadir di sekolah bagi yang memiliki keluhan sakit dengan gejala demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak napas. Khusus peserta ujian, tidak memaksakan mengikuti ujian dan dapat mengikuti ujian pada waktu lain yang akan ditetapkan Pusat Assessment dan Pembelajaran.
4. Memastikan ketersediaan alat pembersih sekali pakai di depan ruang ujian.
5. Membersihkan ruang ujian sebelum dan sesudah digunakan untuk setiap sesi UN. Pembersihan dilakukan menggunakan disinfektan untuk seluruh peranti yang digunakan peserta UN, seperti gagang pintu, sakelar lampu, komputer, keyboard, mouse, kursi, meja, dan alat tulis.
6. Memastikan pengisian daftar hadir UN terhindar dari potensi paparan Covid-19 antarpeserta UN. Antara lain, menghindari penggunaan alat tulis dipakai bersama.
7. Tidak saling meminjam alat tulis atau peralatan lainnya.
8. Jika ditemukan warga sekolah yang mengalami gejala infeksi Covid-19, kepala sekolah segera meminta yang bersangkutan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Jika terdapat kasus dalam jumlah besar, kepala sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat.

TINGGALKAN KOMENTAR

 

Video Terbaru

Archives

Statistik Pengunjung